Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengirimkan undangan kepada sejumlah pemimpin negara dan tokoh berpengaruh dunia untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza, sebuah forum yang menjadi bagian kunci dari rencana Washington mengakhiri perang Israel di Jalur Gaza.
Sejak pengumuman pembentukan dewan tersebut pada Jumat lalu, arus konfirmasi terus berdatangan. Pemerintah dan media internasional melaporkan satu per satu negara yang menerima, dan sebagian menimbang—undangan untuk bergabung dalam struktur politik baru yang diklaim bertujuan menjamin keamanan, stabilitas, dan rekonstruksi Gaza.
Dewan Perdamaian merupakan salah satu pilar utama dalam skema yang diajukan Trump dan menjadi rujukan bagi kesepakatan gencatan senjata Gaza yang mulai berlaku pada 10 Oktober 2025. Laporan Bloomberg menyebut, undangan telah dikirimkan kepada sekitar 60 negara.
Berikut daftar undangan yang telah diumumkan secara resmi:
Para Pemimpin yang Menerima Undangan
Presiden Turki
Kepala Direktorat Komunikasi Kepresidenan Turki Burhanettin Duran menyatakan Trump mengundang Presiden Recep Tayyip Erdoğan sebagai anggota pendiri Dewan Perdamaian yang bertugas menjamin keamanan dan rekonstruksi Gaza.
Presiden Mesir
Kementerian Luar Negeri Mesir menyambut undangan Trump kepada Presiden Abdel Fattah el-Sisi dan menyatakan kesiapan Kairo untuk menempuh prosedur hukum dan konstitusional terkait keikutsertaan tersebut. Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdel Aaty menegaskan undangan itu masih dalam tahap kajian.
Presiden Azerbaijan
Kementerian Luar Negeri Azerbaijan mengumumkan penerimaan undangan resmi dari Presiden AS.
Perdana Menteri Israel
Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan Israel menerima undangan untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian.
Presiden Uni Emirat Arab
UEA mengonfirmasi bahwa Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan menerima undangan Trump.
Raja Bahrain
Kerajaan Bahrain mengumumkan Raja Hamad bin Isa Al Khalifa telah menerima undangan AS, menyusul konfirmasi sebelumnya bahwa Manama mendapat tawaran resmi.
Presiden China
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyatakan Beijing telah menerima undangan, namun belum menyampaikan keputusan akhir.
Presiden Rusia
Kremlin mengonfirmasi Presiden Vladimir Putin menerima undangan untuk bergabung.
Raja Maroko
Pemerintah Maroko menyatakan Raja Mohammed VI menerima undangan Trump.
Raja Yordania
Kementerian Luar Negeri Yordania mengungkap Raja Abdullah II menerima undangan dan tengah mengkajinya.
Presiden Polandia
Penasihat kebijakan luar negeri Presiden Polandia menyebut Trump mengundang Presiden Karol Nawrocki.
Presiden Belarus
Pemerintah Belarus mengonfirmasi undangan kepada Presiden Alexander Lukashenko.
Presiden Kazakhstan
Presiden Kassym-Jomart Tokayev disebut telah menerima undangan resmi.
Perdana Menteri Pakistan
Pemerintah Pakistan menyatakan Perdana Menteri Shehbaz Sharif mendapat undangan formal.
Kanselir Jerman
Pemerintah Jerman mengonfirmasi penerimaan undangan dan menyatakan masih mempelajarinya.
Perdana Menteri India
Gedung Putih menyebut Trump mengundang India untuk bergabung.
Perdana Menteri Kanada
PM Kanada Mark Carney mengakui menerima tawaran tersebut, namun belum mengambil keputusan final.
Perdana Menteri Albania
Pemerintah Albania menyatakan telah menerima undangan resmi.
Presiden Brasil
Media Brasil melaporkan Presiden Luiz Inácio Lula da Silva turut menerima undangan.
Perdana Menteri Italia
PM Italia Giorgia Meloni mengonfirmasi undangan resmi dari AS.
Perdana Menteri Hungaria
Viktor Orbán mengumumkan undangan itu melalui akun media sosialnya.
Presiden Argentina
Presiden Javier Milei menyatakan Argentina menerima dan menyetujui undangan Trump.
Presiden Prancis
Sumber dekat Presiden Emmanuel Macron menyebut Paris belum berkomitmen bergabung dan menilai penanganan konflik internasional seharusnya tetap berada dalam kerangka multilateral yang ada, terutama PBB.
Anggota yang Ditunjuk Langsung
Gedung Putih sebelumnya mengumumkan pembentukan Dewan Eksekutif Pendiri, berisi tokoh-tokoh dengan latar belakang diplomasi, ekonomi, dan pembangunan.
Anggota yang ditunjuk meliputi:
- Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio
- Utusan Khusus Presiden AS Steve Witkoff
- Jared Kushner (penasihat senior Trump)
- Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair
- Pengusaha AS Mark Rowan
- Presiden Bank Dunia Ajay Banga
- Konsultan politik Robert Gabriel
Mereka akan mengawasi sektor-sektor strategis seperti tata kelola pemerintahan, hubungan regional, rekonstruksi, pembiayaan, dan mobilisasi investasi untuk Gaza.
Selain itu, Dewan Eksekutif Gaza akan melibatkan sejumlah nama dari dewan pendiri, ditambah Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, Menteri Negara UEA Reem Al Hashimy, diplomat Qatar Ali Al Thawadi, Kepala Intelijen Mesir Hassan Rashad, mantan utusan PBB Nickolay Mladenov, pengusaha Yakkir Gabay, serta politisi Belanda Sigrid Kaag.
Mladenov ditunjuk sebagai Perwakilan Tinggi untuk Gaza, bertugas menjadi penghubung lapangan antara Dewan Perdamaian dan Komite Nasional Pengelola Gaza, sekaligus mengoordinasikan aspek sipil, keamanan, dan rekonstruksi.
Langkah Washington membentuk Dewan Perdamaian ini menuai perhatian luas, bukan hanya karena daftar undangannya yang panjang, tetapi juga karena posisinya yang berpotensi menggeser peran mekanisme internasional yang selama ini menangani konflik Palestina–Israel.
Sumber: Anadolu Agency










