Indonesia mengirimkan perwakilan khusus dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF). Misi GSFkali ini akan berlayar dari Marmaris, Turkiye pada Kamis (14/5). Koordinator Global Peace Concoy Indonesia (GPCI) Dr Maimun Herawati, mengatakan, terdapat lima orang delegasi dan empat orang perwakilan media asal Indonesia yang ikut serta dalam kapal tersebut.
Mereka adalah:
- Herman Budianto Sudarsono (GPCI – Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
2. Ronggo Wirasanu (GPCI – Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
3. Andi Angga Prasadewa (GPCI – Rumah Zakat) Kapal Josef
4. ASAD ARAS MUHAMMAD (GPCI – Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1
5. Hendro Prasetyo (GPCI – SMART 171) Kapal Kasr-1
6. Bambang Noroyono (REPUBLIKA) Kapal BoraLize
7. Thoudy Badai Rifan Billah (REPUBLIKA) Kapal Ozgurluk
8. Andre Prasetyo Nugroho (Tempo) Kapal RIM
9. Rahendro herubowo (GPCI – iNewsTV, Berita1, CNN ) kapal Ozgurluk
Guna mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan di perairan internasional (mengingat rekam jejak militer Israel yang kerap melakukan intervensi keras) pihak GPCI terus berkoordinasi dengan pemerintah RI.
“Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan kedutaan besar di sekitar Timur Tengah untuk memastikan jika terjadi sesuatu, pemerintah mengetahui kondisi warga negaranya,” ucap Dr Maimun melalui pernyataan resminya.
Misi kemanusiaan ini dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Nakba, sebagai bentuk protes terhadap genosida dan pendudukan berkepanjangan yang dilakukan Israel atas Palestina.
Dr. Maimun mengonfirmasi kesiapan armada tersebut langsung dari lokasi pemberangkatan. Ia menyatakan bahwa konvoi laut ini merupakan gabungan kekuatan dari berbagai aliansi kemanusiaan dunia.
“Di belakang saya adalah kapal-kapal yang insyaallah besok akan berangkat mendobrak blokade ilegal Gaza. Bersama Global Summit Flotilla ada 54 kapal, yang nantinya akan bergabung dengan lima kapal dari Freedom Flotilla Coalition,” ujar Dr. Maimun dalam pernyataan resminya.










