Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza melaporkan jumlah korban agresi Israel terus bertambah sejak perang meletus. Hingga kini, total korban mencapai 72.136 syuhada dan 171.839 orang terluka.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kamis (12/3/2026), otoritas kesehatan Gaza juga mencatat perkembangan terbaru sejak pengumuman gencatan senjata pada 11 Oktober lalu. Selama periode tersebut, tercatat sedikitnya 651 warga Palestina syahid dan 1.741 lainnya mengalami luka-luka.
Tim penyelamat masih terus bekerja di tengah puing-puing bangunan yang hancur. Berdasarkan data resmi, sejak gencatan senjata diberlakukan, petugas berhasil mengevakuasi sedikitnya 756 jenazah dari bawah reruntuhan bangunan yang luluh lantak akibat serangan.
Dalam 24 jam terakhir saja, rumah sakit di Gaza menerima satu korban syahid dan sembilan orang terluka akibat serangan Israel yang masih berlangsung di sejumlah titik.
Namun angka tersebut diyakini belum mencerminkan seluruh korban. Kementerian Kesehatan menyebut masih banyak jenazah yang tertimbun di bawah reruntuhan bangunan atau tergeletak di jalan-jalan yang belum dapat dijangkau.
Keterbatasan alat berat, kerusakan infrastruktur, serta situasi keamanan di beberapa wilayah membuat tim ambulans dan petugas pertahanan sipil kesulitan menjangkau lokasi-lokasi tersebut. Akibatnya, proses pencarian korban masih berlangsung perlahan, sementara banyak keluarga di Gaza terus menunggu kabar tentang anggota keluarga mereka yang hilang.
Sumber: Palestinian Information Center










