Sedikitnya 10 warga Palestina syahid dan sejumlah lainnya luka-luka akibat serangan udara Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza sejak Sabtu (5/4) dini hari. Wilayah tersebut telah mengalami genosida selama hampir 18 bulan terakhir.
Sumber-sumber lokal melaporkan, drone tempur Israel menembakkan rudal ke dapur umum amal di Kamp Al-Qatathwa, sebelah barat Kota Khan Younis, Gaza selatan, menewaskan tiga warga sipil. Serangan lainnya juga menyasar sebuah apartemen di pusat Khan Younis, menewaskan seorang pria Palestina dan melukai istri serta anaknya.
Sementara itu, tembakan artileri Israel menghantam Jalan As-Sikka di kawasan Zeitoun, sebelah tenggara Kota Gaza, menewaskan seorang perempuan muda Palestina.
Jet tempur Israel juga menggempur rumah keluarga Abu ‘Atta di lingkungan Syujaiyah, timur Kota Gaza, menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Dalam serangan lain di kawasan yang sama, dua warga Palestina syahid akibat serangan drone ke arah sekelompok warga.
Artileri Israel juga membombardir pusat Kota Rafah, serta wilayah utara kota termasuk daerah Araybah dan sekitarnya. Seorang pemuda Palestina syahid akibat luka yang dideritanya dalam serangan sebelumnya di daerah An-Nasr, timur laut Rafah.
Menurut data terbaru dari otoritas medis Palestina, jumlah korban syahid di Gaza kini telah mencapai 50.615 orang, sementara jumlah korban luka mencapai 115.063, sejak dimulainya agresi besar-besaran Israel pada 7 Oktober 2023.
Sumber: Al Jazeera