Al-Maghazi, Gaza — Satu warga Palestina syahid dan beberapa lainnya mengalami luka-luka setelah serangan udara Israel menargetkan kerumunan warga di Kamp Al-Maghazi, Gaza tengah, Jumat dini hari (30/1/2026), menurut sumber di Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa.
Al Jazeera melaporkan, sehari sebelumnya, tiga warga Palestina syahid dan beberapa lainnya luka-luka akibat dua serangan terpisah Israel di Gaza. Pihak militer Israel menyatakan menargetkan seorang anggota Hamas yang diduga merencanakan serangan di wilayah selatan Gaza.
Selain serangan udara, militer Israel melakukan tembakan artileri dan peledakan gedung-gedung hunian di Rafah, Gaza selatan, Kamis malam (29/1/2026).
Sumber lokal menyebutkan, tembakan diarahkan ke sepanjang poros Morag di utara Rafah, serta wilayah timur Khan Younis dan timur Kota Gaza. Artileri Israel juga kembali menembak rumah-rumah warga di Bani Suhaila, timur Khan Younis.
Dalam konteks yang sama, Kementerian Kesehatan Gaza menerima penyerahan jenazah 15 warga Palestina yang syahid, dibebaskan oleh otoritas Israel. Dengan penyerahan terbaru ini, total jenazah yang diterima mencapai 360 orang. Jenazah dibawa oleh Komite Internasional Palang Merah ke Kompleks Medis Al-Shifa, Gaza, untuk menjalani prosedur pemeriksaan dan dokumentasi sebelum diserahkan ke keluarga.
Sejak kesepakatan gencatan senjata berlaku pada 11 Oktober lalu, pasukan Israel telah menewaskan 508 warga Palestina dan melukai 1.356 lainnya, menurut Pusat Informasi Palestina.
Sumber: Al Jazeera










