Serangan rudal menghantam wilayah Israel bagian tengah dan menyebabkan 12 orang terluka serta kerusakan di sejumlah bangunan di kawasan Tel Aviv, menurut otoritas medis Israel. Berdasarkan laporan tersebut, serangan tersebut berasal dari Iran.
Harian Haaretz melaporkan satu korban mengalami luka sedang, sementara lainnya luka ringan. Rudal disebut menghantam kawasan Bnei Brak, memicu kerusakan material luas, termasuk kendaraan yang terbakar setelah terkena hantaman langsung.
Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan kerusakan signifikan pada bangunan hunian akibat jatuhnya rudal di kawasan tersebut.
Dugaan Rudal Tandan
Menurut Haaretz, aparat keamanan Israel memperkirakan proyektil yang diluncurkan dari Iran ke wilayah tengah adalah rudal tandan (cluster). Jenis ini membawa hulu ledak yang terpisah di udara dan melepaskan sejumlah submunisi kecil.
Jika estimasi ini benar, maka itu menjadi rudal tandan kedua yang diluncurkan Iran hari ini, dan yang kelima sejak perang dimulai. Sejak eskalasi pecah, rekaman-rekaman menunjukkan kerusakan luas di Tel Aviv, Al-Quds, Haifa, dan Beersheba akibat rentetan serangan rudal Iran.
Serangan paling mematikan terjadi di Beit Shemesh, sebelah barat Al-Quds, Ahad lalu, yang menewaskan sembilan warga Israel dan melukai 51 lainnya. Hingga kini, otoritas Israel masih memberlakukan pembatasan ketat informasi terkait lokasi serangan serta rincian kerugian jiwa dan materi.
Dalam perkembangan lain, Komando Front Dalam Negeri Israel mengumumkan sirene peringatan berbunyi di kawasan Laut Mati dan wilayah selatan Israel.
Serangan Balasan Israel
Di sisi lain, juru bicara militer Israel menyatakan angkatan udara telah melancarkan lebih dari 60 gelombang serangan di dalam wilayah Iran pada Selasa (4/3/2026), menargetkan sistem peluncuran dan infrastruktur rudal Iran. Operasi tersebut, menurutnya, bertujuan “mengurangi peluncuran ke arah Israel dan memperkuat superioritas udara.”
Militer Israel juga mengakui sejumlah drone mereka jatuh di wilayah Iran selama operasi berlangsung. Sebelumnya, Garda Revolusi Iran mengumumkan telah menembak jatuh beberapa drone Israel.
Sejak Sabtu pagi, Israel dan Amerika Serikat melancarkan perang terhadap Iran, yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, sejumlah pejabat keamanan dan militer senior, serta warga sipil.
Iran merespons dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke Israel dan ke apa yang disebutnya sebagai pangkalan Amerika di sejumlah negara Teluk, dengan sebagian serangan menyebabkan kerusakan pada fasilitas sipil, termasuk bandara, pelabuhan, dan bangunan lainnya.
Eskalasi ini menandai babak baru konflik terbuka yang dampaknya kian meluas, dengan warga sipil di kedua sisi kembali menjadi pihak yang paling rentan menanggung konsekuensi.










