Aktivis Spirit of Aqsa (SoA), As’ad Aras Muhammad, sudah berlayar untuk menembus blokade Gaza, Palestina. Pria kelahiran Sinjai, Sulawesi Selatan ini berangkat bersama 500 lebih relawan Sumud Flotilla dari 54 kapal-kapal yang membawa bantuan kemanusiaan. Armada tersebut angkat jangkar serempak dari Albatros Marina, Pelabuhan Albatros, Turki pada Kamis (14/5/2026). 

As’ad berada di Kapal Kasr-1 bersama satu delegasi Indonesia lainnya yakni Hendro Prasetyo. Selain As’ad dan Hendro, terdapat delegasi Indonesia yang ikut dalam pelayaran ini yaitu Herman Budianto Sudarsono, Ronggo Wirasanu, Andi Angga Prasadewa, Bambang Noroyono, Thoudy Badai Rifan Billah, Andre Prasetyo Nugroho, dan Rahendro Herubowo.

Kapal-kapal kemanusian tersebut mulai angkat jangkar dari dermaga pada 14.55 waktu Turki. Kapal-kapal itu juga membawa banyak ragam bantuan, mulai dari makanan berat, minuman, obat-obatan, susu formula dan makanan bayi, juga kebutuhan lainnya untuk anak-anak dan perempuan.

Takbir terdengar diteriakkan sebagian peserta saat kapal-kapal hendak bertolak. Demikian juga yel-yel pembebasan Palestina. Ratusan orang ikut melepas kapal-kapal tersebut di Marmaris. Mereka sejak malam sudah memersiapkan pelayaran ini hari.

Lebih dari 500 relawan dan aktivis kemanusian dari 30-an negara yang bergabung dalam misi pelayaran kemanusian ini.

Ada sebanyak 54 kapal yang berlayar dari Marmaris. Dan masih akan bergabung enam kapal dari Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang menunggu di perairan internasional dekat perbatasan Turki-Yunani. Total 60 kapal-kapal kemanusian itu membawa ratusan dokter dan tim medis.

Kapal-kapal kemanusian tersebut mulai angkat jangkar dari dermaga pada 14:55 waktu Turki. Kapal-kapal itu juga membawa banyak ragam bantuan, mulai dari makanan berat, minuman, obat-obatan, susu formula dan makanan bayi, juga kebutuhan lainnya untuk anak-anak dan perempuan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here