Pasukan Israel kembali melancarkan rangkaian penggerebekan di sejumlah kota dan desa di Tepi Barat pada Rabu malam hingga Kamis dini hari. Operasi itu disertai penangkapan warga, penggeledahan rumah, serta penembakan gas air mata. Pada saat yang sama, kekerasan oleh kelompok pemukim Israel juga meningkat, kali ini dengan pembakaran sebuah masjid di sebuah desa di wilayah Nablus.

Sumber-sumber lokal menyebutkan, pasukan Israel memasuki kawasan Shuweika di utara Tulkarm. Sejumlah rumah warga digeledah, sementara beberapa orang dilaporkan ditangkap selama operasi berlangsung.

Penggerebekan juga terjadi di kota Azzun di timur Qalqilya. Dalam operasi itu, pasukan Israel memasuki beberapa rumah warga dan menahan dua pemuda Palestina, yakni Ziad Allameh dan Sanad Hussein.

Di wilayah selatan Nablus, pasukan Israel juga memasuki kota Beita. Penggeledahan rumah dilakukan hampir sepanjang malam, disertai penangkapan sejumlah warga. Operasi serupa dilaporkan berlangsung di desa tetangga, Urif.

Sementara itu, di bagian selatan Tepi Barat, pasukan Israel menggerebek kota Dura di selatan Hebron dan menembakkan gas air mata ke sejumlah kawasan permukiman. Di kota Hebron sendiri, seorang anak Palestina berusia 14 tahun, Fajr Mansour Al-Netsha, ditangkap saat pasukan Israel memasuki kota tersebut.

Penggerebekan juga berlangsung di wilayah Jenin. Pasukan Israel memasuki desa Bir al-Basha di selatan kota itu, melakukan penggeledahan rumah-rumah warga serta pemeriksaan di sejumlah titik.

Operasi serupa dilaporkan terjadi di kota Tuqu di tenggara Bethlehem, bagian dari rangkaian penggerebekan yang dalam beberapa hari terakhir menyasar berbagai wilayah di Tepi Barat.

Masjid Dibakar

Di tengah operasi militer tersebut, kekerasan oleh pemukim Israel juga meningkat. Di desa Duma, tenggara Nablus, sekelompok pemukim dilaporkan membakar sebuah masjid.

Selain membakar bangunan tersebut, para pelaku juga mencoretkan slogan-slogan bernada permusuhan di dinding masjid.

Serangan terhadap tempat ibadah ini menambah daftar panjang insiden kekerasan oleh pemukim terhadap warga Palestina di Tepi Barat, yang dalam beberapa bulan terakhir meningkat bersamaan dengan intensitas operasi militer Israel di wilayah itu.

Sumber: Palestinian Information Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here