Pria bernama Maher Harb Sammour (43) dilaporkan syahid pada Rabu setelah ditembak oleh tentara Israel di wilayah timur Khan Younis, Jalur Gaza.

Mengutip WAFA, melaporkan bahwa pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah Sammour di kawasan timur Kota Khan Younis. Tembakan itu merenggut nyawanya di lokasi kejadian.

Insiden ini kembali mencoreng kesepakatan gencatan senjata yang sejatinya telah berlaku sejak 11 Oktober 2025 di wilayah yang selama dua tahun terakhir luluh lantak oleh perang. Di tengah reruntuhan dan duka yang belum sempat reda, peluru kembali berbicara.

Peristiwa ini menambah daftar panjang pelanggaran terhadap kesepakatan penghentian tembakan di Gaza. Di lapangan, ketegangan tak pernah benar-benar surut. Warga sipil masih hidup dalam bayang-bayang senapan, sementara jeda perang yang dijanjikan berulang kali dipatahkan oleh dentuman baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here