Teroris Israel menculik aktivis Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dari Spirit of Aqsa (SoA), As’ad Aras Muhammad, di perairan internasional pada Selasa sore (19/5) waktu setempat. Asad diculik bersama Hendro Prasetyo GPCI – SMART 171 dan sekira 20 aktivis lainnya di Kapal Ksar-i Sadabad, salah satu kapal dalam Armada Global Sumud Flotilla (GSF).
Penculikan ini terjadi setelah As’ad bersama ratusan aktivis kemanusiaan dunia berlayar menggunakan armada sipil guna menembus blokade laut di Jalur Gaza yang telah berlangsung menahun. Kapal Kasr-i dibajak Israel sekitar 100 NM dari Jalur Gaza atau sekitar 14 jam perjalanan lagi.
Status As’ad sempat menjadi perbincangan lantaran hilang kontak dan misinformasi pada Senin siang (18/5). Namun, tim GPCI mengonfirmasi dari Command Center Global Sumud Flotilla (GSF) di Turkiye bahwa Kapal Ksar Sabadad masih berlayar. Kapal Ksar Sabadad menjadi salah satu armada yang lolos dari upaya pembajakan pada hari pertama ketika teroris Israel membajak Armada GSF.










