AL-BIREH — Aksi kekerasan pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat yang diduduki kembali memakan korban jiwa. Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan seorang warga syahid setelah diterjang peluru panas tentara Israel di lingkungan Umm al-Sharayit, Kota Al-Bireh, Tepi Barat bagian tengah, Selasa (15/9).

Korban diidentifikasi bernama Ziad Muhammad Jaber (54 tahun). Ia mengembuskan napas terakhir akibat luka tembak serius yang dialaminya saat pasukan Israel melancarkan serangan di kawasan pemukiman tersebut.

Sebelumnya, Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengonfirmasi bahwa tim medis di lapangan sempat menangani korban yang mengalami luka tembak parah di bagian perut dan paha. Kondisi korban saat dievakuasi sudah tergolong sangat kritis.

Petugas medis bahkan sempat melakukan tindakan resusitasi jantung dan paru (CPR) sebelum dilarikan ke rumah sakit setempat. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Gugurnya Ziad Jaber menambah panjang daftar kelam korban jiwa di wilayah pendudukan. Sejak awal tahun, jumlah warga Palestina yang syahid di tangan pasukan Israel di Tepi Barat kini telah melampaui 100 orang. Angka ini mencerminkan tingginya intensitas serbuan, operasi militer, hingga penembakan langsung yang terus mengintai warga sipil sehari-hari.

Eskalasi di Tepi Barat sendiri terus memuncak seiring dengan gempuran militer Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023. Situasi makin diperparah oleh maraknya aksi serangan dan perusakan harta benda milik warga Palestina yang dilancarkan oleh kelompok pemukim ilegal Israel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here