Sedikitnya lima warga Palestina syahid dalam dua serangan terpisah yang terjadi di Jalur Gaza pada Ahad (22/3). Serangan ini kembali menambah daftar korban di tengah pelanggaran yang terus berulang atas kesepakatan gencatan senjata.

Empat korban syahid dan delapan lainnya luka-luka setelah serangan Israel menghantam sebuah kendaraan polisi di Kamp Nuseirat, Gaza tengah. Sementara satu warga lainnya syahid dalam serangan terpisah yang menyasar kerumunan warga di kawasan Sheikh Radwan, Gaza utara.

Manajemen Rumah Sakit Al-Awda menyatakan, para korban dari serangan di Nuseirat dibawa ke fasilitas mereka setelah kendaraan yang mereka tumpangi menjadi sasaran serangan pesawat tanpa awak Israel di persimpangan Abu Sarrar.

“Empat korban syahid dan delapan korban luka tiba di rumah sakit setelah kendaraan diserang,” demikian keterangan resmi rumah sakit.

Kementerian Dalam Negeri Gaza menyebut kendaraan tersebut tengah menjalankan tugas saat diserang. Serangan itu, menurut mereka, langsung menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Pada hari ketiga Idulfitri, serangan lain kembali terjadi. Seorang warga Palestina dilaporkan syahid dan beberapa lainnya luka-luka setelah serangan udara Israel menghantam sekelompok warga di kawasan Sheikh Radwan.

Sumber medis menyebut korban telah dibawa ke Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza. Saksi mata mengatakan serangan dilakukan oleh drone Israel yang menargetkan kerumunan warga sipil.

Rangkaian serangan ini terjadi di tengah gencatan senjata yang secara resmi berlaku sejak Oktober 2025. Namun, di lapangan, pelanggaran dilaporkan terus terjadi hampir setiap hari.

Data hingga 18 Maret mencatat sedikitnya 677 warga Palestina syahid dan 1.813 lainnya luka-luka akibat pelanggaran tersebut.

Kesepakatan gencatan senjata sebelumnya dicapai pada 10 Oktober 2025, setelah dua tahun perang yang oleh sejumlah pihak disebut sebagai genosida. Serangan militer Israel sejak 8 Oktober 2023, dengan dukungan Amerika Serikat, telah menyebabkan lebih dari 72 ribu warga Palestina syahid dan lebih dari 171 ribu lainnya luka-luka.

Selain korban jiwa, sekitar 90 persen infrastruktur sipil di Gaza dilaporkan mengalami kerusakan.

Sumber: Al Jazeera

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here