Tentara Israel kembali meledakkan empat bangunan tempat tinggal di wilayah tenggara Khan Younis, selatan Jalur Gaza. Informasi ini disampaikan koresponden Al Jazeera di lapangan, yang melaporkan bahwa pembongkaran dilakukan di area yang masih menjadi titik penempatan pasukan Israel.

Aksi penghancuran ini terjadi di tengah rangkaian serangan yang, menurut sumber medis Gaza, menewaskan satu warga Palestina dan melukai sedikitnya 10 orang. Insiden terbaru itu disebut terjadi di luar zona penempatan militer Israel di Gaza tengah, menambah daftar dugaan pelanggaran gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober 2025.

Sumber medis kepada Anadolu Agency dan sejumlah platform Palestina menyebut korban tewas adalah Mohammed Salim Dababseh, yang ditembak di kawasan al-Zarqa, timur laut Kota Gaza. Ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit al-Ma’madani sebelum dinyatakan meninggal.

Di lokasi lain, sepuluh warga dilaporkan tertembak di dekat Bundaran Kuwait, kawasan al-Zeitoun, tenggara Kota Gaza. Sementara pada dini hari, tiga orang (termasuk dua anak) terluka akibat tembakan di Khan Younis.

Saksi juga melaporkan pergerakan sejumlah kendaraan militer Israel yang merangsek ke tenggara Kota Gaza, disertai tembakan ke arah Jalan Salahuddin, jalur utama yang menghubungkan Kota Gaza dengan wilayah tengah.

Di tengah klaim gencatan senjata, rangkaian peledakan dan penembakan terbaru ini memperlihatkan satu pola yang terus berulang: eskalasi di lapangan belum benar-benar berhenti.

Sumber: Anadolu Agency, Al Jazeera

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here