GAZA — Dua warga Palestina syahid dan beberapa lainnya luka-luka pada Rabu setelah pasukan militer Israel melancarkan serangan udara dan tembakan tajam ke arah permukiman serta Kamp Pengungsian Jabalia di utara Jalur Gaza.

Pada saat yang sama, seorang wanita dilaporkan meninggal dunia di Deir al-Balah akibat luka tembak yang dideritanya sehari sebelumnya.

Menurut kesaksian warga di lokasi kejadian, pasukan Penjajah Israel secara brutal mengarahkan tembakan ke kawasan tenda-tenda pengungsian di Jabalia. Tak hanya itu, sebuah drone tempur Israel juga menyasar kerumunan warga sipil di dalam kamp pengungsian tersebut.

Sumber medis di Rumah Sakit Al-Shifa mengonfirmasi telah menerima satu jenazah dan sejumlah korban luka akibat pengeboman serta penembakan di area Al-Houja, Kamp Jabalia. Di lokasi yang sama, seorang anak perempuan juga dilaporkan mengalami luka-luka tingkat sedang akibat tembakan peluru tajam.

Sementara itu di Deir al-Balah, Gaza tengah, Amna Al-Hassi (51 tahun) diumumkan meninggal dunia. Korban mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan luka tembak parah yang dideritanya pada Selasa lalu akibat timahan panas pasukan Israel.

Pihak Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa menjelaskan bahwa Amna merupakan warga terkoordinasi yang mengungsi dari Kamp Jabalia di utara menuju Deir al-Balah demi mencari perlindungan.

Pelanggaran Beruntun di Seluruh Penjuru Gaza

Pasukan militer Israel terus menunjukkan pengabaian terhadap kesepakatan penghentian tembakan. Sejak Rabu pagi, eskalasi serangan terus terjadi melalui kombinasi tembakan artileri, tembakan dari kendaraan tempur darat, hingga kombatan kapal perang di pesisir, di bawah kendali helikopter tempur yang memantau udara Gaza.

Laporan media lokal menyebutkan bahwa kendaraan militer Israel melepaskan tembakan secara berkala di timur laut Kamp Al-Bureij. Di wilayah selatan, intensitas tembakan meluas ke area selatan Khan Younis serta kawasan barat Rafah.

Kondisi tak kalah mencekam terjadi di utara. Sektor timur dan utara Gaza, serta area barat Beit Lahia, digempur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here