Pasukan Israel secara kasar mengusir sejumlah warga Palestina yang mencoba mendekati gerbang Masjid Al-Aqsa pada Selasa malam (10/3/2026). Warga saat itu berupaya menunaikan shalat di titik terdekat dari kompleks suci tersebut, menyusul penutupan masjid yang masih diberlakukan.

Menurut keterangan sumber-sumber lokal di Al-Quds, aparat Israel dikerahkan dalam jumlah besar di sekitar gerbang Al-Aqsa. Mereka memblokade akses menuju kawasan itu dan melarang warga mendekat.

Beberapa warga dilaporkan dipukul dan didorong secara paksa saat mencoba bertahan di sekitar lokasi. Pasukan Israel kemudian memaksa mereka menjauh dari area gerbang.

Masjid Masih Ditutup

Insiden ini terjadi di tengah kebijakan Israel yang masih menutup Masjid Al-Aqsa bagi umat Muslim. Penutupan tersebut diberlakukan sejak meningkatnya konflik kawasan menyusul serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Sejak saat itu, warga Palestina dilarang memasuki kompleks Al-Aqsa maupun melaksanakan salat di dalamnya.

Seruan Salat di Gerbang

Di tengah pembatasan tersebut, sejumlah tokoh dan aktivis Palestina menyerukan agar warga tetap datang ke sekitar Al-Aqsa dan menunaikan salat di titik terdekat yang memungkinkan.

Seruan ini menyebar luas di kalangan warga Al-Quds, terutama selama bulan Ramadan. Tujuannya, untuk menolak tindakan provokatif Israel menutup masjid sekaligus menjaga kehadiran umat Muslim di sekitar Al-Aqsa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here