Ratusan pemukim Israel kembali menerobos kompleks Masjid Al-Aqsa pada Kamis (29/1/2026), di tengah meningkatnya pembatasan terhadap warga Palestina Al-Quds. Di saat yang sama, otoritas pendudukan Israel juga memaksa dua keluarga Palestina di Silwan merobohkan rumah mereka sendiri.

Pemerintah Provinsi Al-Quds dalam pernyataannya menyebutkan, sebanyak 312 pemukim ikut dalam aksi penyerbuan Masjid Al-Aqsa yang berlangsung dalam dua sesi, pagi dan sore hari. Selain itu, 410 wisatawan masuk ke kompleks masjid melalui Gerbang Magharibah, jalur yang berada di bawah kendali penuh Israel sejak pendudukan Al-Quds pada 1967.

Seiring penyerbuan tersebut, Israel terus mengintensifkan kebijakan pengusiran warga Palestina dari Masjid Al-Aqsa. Pusat Informasi Wadi Hilweh melaporkan bahwa perintah pengusiran dikeluarkan terhadap Ayman Al-Za‘anin, Nizam Abu Rumouz, serta peneliti Ihab Al-Jallad, yang ditangkap di dalam kompleks masjid.

Sehari sebelumnya, lebih dari 12 warga Al-Quds juga menerima keputusan serupa. Langkah ini menyusul pernyataan kepolisian Israel yang sebelumnya menyatakan akan meningkatkan penangkapan menjelang bulan Ramadan.

Menurut Wadi Hilweh, pemanggilan dan pemeriksaan terhadap warga Al-Quds telah berlangsung selama dua pekan berturut-turut di berbagai pusat tahanan, disertai tekanan psikologis dan ancaman pembatasan akses ke Masjid Al-Aqsa.

Dalam perkembangan lain, sejumlah perempuan Al-Quds (termasuk mantan tahanan dan istri mantan tahanan) dipanggil dan diinterogasi di pusat tahanan Ofer, sebelah barat Ramallah.

Sementara itu, dua keluarga Palestina di kawasan Wadi Qaddum, Silwan, selatan Masjid Al-Aqsa, dipaksa merobohkan rumah mereka dengan dalih tidak memiliki izin bangunan. Kebijakan ini memaksa warga memilih antara membayar biaya pembongkaran mahal oleh pemerintah kota atau menghancurkan rumah mereka sendiri.

Pusat Wadi Hilweh menyebutkan rumah tersebut milik dua bersaudara, Daud dan Nidal Al-Joulani, yang dibangun lebih dari 17 tahun lalu dan dihuni 11 orang, termasuk tujuh anak.

Sumber: Al Jazeera

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here