Militer Israel kembali membajak kapal Global Sumud Flotilla yang melanjutkan pelayaran dari Marmara, Turki ke Gaza pada Senin (18/05) sekitar pukul 10.00 UTC. Terdapat sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang diculik dalam aksi pembajakan tersebut.
Mereka adalah:
- Herman Budianto Sudarsono. (GPCI – Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
- Ronggo Wirasanu. (GPCI – Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
- Andi Angga Prasadewa – (GPCI – Rumah Zakat) Kapal Josef
- ASAD ARAS MUHAMMAD – (GPCI – Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1
- Hendro Prasetyo. (GPCI – SMART 171) Kapal Kasr-1
- Bambang Noroyono. (REPUBLIKA) Kapal BoraLize
- Thoudy Badai Rifan Billah (REPUBLIKA) Kapal Ozgurluk
- Andre Prasetyo Nugroho – (Tempo) Kapal Ozgurluk
- Rahendro herubowo (GPCI – iNewsTV, Berita1, CNN kapal Ozgurluk
Global Sumud Flotilla adalah misi non-kekerasan yang membawa bantuan kemanusiaan berlayar ke gaza. Israel telah melanggar hukum internasional dengan melakukan pembajakan terhadap warga sipil yang tidak membawa senjata di perairan internasional.
Saat ini terdapat 55 kapal yang sedang berlayar menuju Gaza. Dalam kondisi yang membahayakan, para aktivis masih bertahan dalam pelayaran untuk sampai ke Gaza.
“Kami menyerukan kepada pemerintah dunia dan masyarakat global untuk segera bergerak melindungi armada kapal dan menghentikan pelanggaran ini,” demikian rilis pers resmi GPCI, Senin (18/5).










