GAZA — Serangan udara Israel menyasar tenda pengungsi di wilayah barat Kota Az-Zawayda, Gaza tengah, Kamis (5/11/2026). Serangan tersebut menyebabkan seorang warga Palestina syahid dan sejumlah lainnya terluka, di tengah berlanjutnya pelanggaran gencatan senjata oleh pasukan penjajah.
Koresponden Pusat Informasi Palestina melaporkan, sebuah pesawat nirawak Israel membombardir tenda pengungsi di kawasan tersebut. Serangan itu menewaskan Abdul Walid Matar.
Di lokasi lain, pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara ke kawasan Al-Karamah, barat laut Kota Gaza.
Pasukan penjajah juga melakukan operasi peledakan di wilayah timur Khan Younis. Pada Kamis pagi, artileri Israel kembali membombardir wilayah selatan Khan Younis, disertai tembakan intensif.
Korban Terus Bertambah
Data kumulatif menunjukkan, sejak kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2026, jumlah warga Palestina yang syahid akibat serangan Israel mencapai 1.603 orang. Sebanyak 5.794 orang lainnya mengalami luka-luka.
Sementara itu, tim penyelamat telah mengevakuasi 847 jenazah dari berbagai lokasi di Jalur Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan.
Angka korban terus meningkat meski kesepakatan penghentian tembakan telah berjalan. Serangan udara, bombardemen artileri, dan operasi militer Israel masih berlangsung di sejumlah wilayah Gaza.
Sejak Israel memulai agresinya di Jalur Gaza, jumlah warga Palestina yang syahid mencapai 74.619 orang, sedangkan korban luka tercatat sebanyak 175.920 orang.










