Militer Israel meningkatkan serangan udara ke Jalur Gaza dalam beberapa jam terakhir. Puluhan syahid dan korban luka dalam serangan yang menargetkan berbagai lokasi di wilayah tersebut.

Sumber medis melaporkan, 23 orang Syahid dan lainnya terluka dalam satu hari di Gaza, yang telah menghadapi agresi Israel selama 16 hari setelah pemerintah Benjamin Netanyahu mengingkari kewajibannya dalam perjanjian gencatan senjata.

Koresponden Al Jazeera mengonfirmasi bahwa tiga warga Palestina Syahid akibat serangan udara Israel di lahan pertanian di timur laut Kota Rafah, selatan Jalur Gaza.

Tim medis berhasil mengevakuasi jenazah para Syuhada setelah pasukan pendudukan memerintahkan evakuasi seluruh penduduk Rafah. Jenazah mereka dibawa ke Rumah Sakit Gaza Eropa.

Seorang warga Palestina Syahid dan lainnya terluka akibat serangan Israel yang menargetkan tenda pengungsi di Mawasi Rafah.

Dua warga Palestina Syahid dan lainnya terluka akibat serangan Israel yang menghantam sebuah rumah di pusat Khan Younis, selatan Jalur Gaza.

Seorang warga Palestina juga Syahid dalam serangan artileri Israel yang menargetkan wilayah timur kota Qarara, utara Khan Younis.

Pesawat tempur Israel membombardir Masjid Indonesia yang sudah hancur di kawasan Ma’an, timur Kota Khan Younis.

Di Kamp Nuseirat, tengah Gaza, koresponden Al Jazeera melaporkan bahwa dua warga Palestina Syahid dan lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang menargetkan sebuah rumah di kamp tersebut.

Seorang warga Palestina Syahid dan lainnya terluka akibat serangan udara Israel di tenda pengungsi di Kota Deir al-Balah.

Sejak Israel melanjutkan genosida di Gaza pada 18 Maret lalu, sebanyak 1.042 warga Palestina Syahid dan 2.542 lainnya terluka, mayoritas adalah anak-anak dan perempuan, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Sumber: Al Jazeera

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here